Laporan Wartawan Tribun Jakarta Mochamad Faizal Rizki
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon gubernur DKI Jakarta
Fauzi Bowo mengatakan siap untuk menciptakan pemerintahan yang bersih
dan jujur tidak cukup hanya sekedar dengan retorika semata."Janji yang muluk-muluk setinggi gunung tidak mungkin dapat menyelesaikan permasalahan Jakarta dalam waktu sekejap,"ujar Fauzi Bowo dalam Debat Calon gubernur dan calon wakil gubernur di Metro TV, Jakarta, Minggu (16/9/2012).
Lebih lanjut, Fauzi Bowo menjelaskan saat ini reformasi birokrasi di DKI Jakarta mendapat penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi berkat penggunaan sistem elektronik dalam birokrasinya.
Dikatakannya, saat ini DKI Jakarta telah melakukan penguatan pada kelurahan dan kecamatan sebagai garda terdepan pelayanan publik.
Fauzi Bowo mengklarifikasi jika birokrasi propinsi DKI Jakarta adalah birokrasi yang gemuk.
"Tidak ada kelurahan yang diawaki oleh 40 orang ini informasi yang keliru,"ujarnya.
Foke juga mengatakan "permasalahan DKI Jakarta tidak bisa diselesaikan hanya dengan retorika dan pencitraan", retorika dan pencitraan memang menjadi senjata kubu Joko Wi-Ahok dalam kampanye Cagub-Cawagub DKI Jakarta, malah ketika debat masih berlangsung saya sempat memindahkan channel TV saya ke JakTV dimana sedang berlangsung debat Jakarta Lawyers Club yang dihadiri oleh seorang anggota DPR dari Fraksi Gerindra, dan beliau dgn bangganya mengatakan bahwa fraksi gerindra tdk ada satupun anggotanya yg kunker ke luar negeri, dan kemudian di tanggapi nyeleneh oleh bang karni (host Jakarta Lawyers Club) "apakah ini pencitraan fraksi gerindra?". Hahaha... lucu, memang sepertinya target 2014 kursi presiden jadi target utama Gerindra, sangat aneh, kasus HAM-nya saja belum selesai, tapi bisa mendapat ruang gerak dan bahkan angin dunia perpolitikan indonesia, dimulai dari kursi gubernur DKI dan nanti menjurus terus ke kursi RI 1. Dan sepertinya permasalahan Indonesia dan Jakarta khususnya bisa diselesaikan dengan retorika dan pencitraan.
BalasHapus